Petisi Kedaulatan Tuntut Pemerintah Kembalikan Kekayaan Nasional

JAKARTA, suaramerdeka.com – Petisi Kedaulatan Nasional menuntut Pemerintah mengembalikan kekayaan nasional yang berada di darat, udara dan laut untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Petisi Nasional yang mengaku mewakili masyarakat Indonesia, menilai, aset negara sebagian besar dimiliki oleh asing.

Fasilitator Petisi Kedaulatan, Yusron Sulaiman mengatakan, kondisi ini semakin memprihatinkan kalau masyarakat tidak bersatu. Untuk itu pihaknya membuat petisi sebagai fasilitas masyarakat menyuarakan dukungannya. “Bisa lewat media online di FacebookTwitter atau website dipetisikedaulatan.org, sejauh ini sudah terkumpul lebih 1.127 dukungan,” kata Yusron di Jakarta, Minggu (10/11).

Menurutnya, Petisi ini merupakan gerakan moral terbuka bagi partisipasi seluruh rakyat Indonesia. Dalam deklarasi tersebut Petisi Kedaulatan akan menggugat berdasarkan bukti dan fakta bahwa rakyat tidak berdaulat atas kekayaan nasional.

Menurut Petisi Kedaulatan, berdasarkan data yang dihimpun, ternyata Singapura menguasai wilayah udara Indonesia di Kepulauan Natuna. Kemudian, setidaknya 12 bank swasta dikuasai asing dan di atas 70 persen sektor pertambangan dikuasai pihak luar.

“Selain itu, 40 persen dari 8,9 juta hektar kebun kelapa sawit tidak dimiliki oleh Indonesia. Dan antara 35 hingga 66,5 persen sektor komunikasi juga dikuasai asing,” tegas Yusron.

( Budi Yuwono / CN38 / SMNetwork )

sumber berita:

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/11/10/179035/Petisi-Kedaulatan-Tuntut-Pemerintah-Kembalikan-Kekayaan-Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *