Petisi Kedaulatan dideklarasikan : Karena Kecewa dengan Pejabat Publik

Jakarta,Indonesiaxpost – Karena kecewa dengan pejabat di negeri ini, sekelompok pemuda yang terdiri dari berbagai belakang profesi, agama dan keyakinan, aliran politik, buruh, pengusaha dan mahasiswa, minggu (10/11 ) di rumah makan Handayani mendeklarasikan dalam sebuah komitmen melalui petisi kedaulatan, bertajuk kembalikan kekayaan nasional kepada rakyat.

Dideklarasikannya petisi kedaulatan ini, sekelompok masyarakat merasa tidak di orangkan oleh para pejabat di negeri ini, pasalnya, semua kekayaan alam dikuasai asing. Maka petisi kedaulatan ini berusaha untuk mengembaliikan kekayaan alam ke tangan rakyat.

Para pemimpin politik, yang dipilih lewat hasil proses demokrasi, tidak juga tergerak hatinya untuk memperbaiki kondisi yang ada. Bahkan banyak regulasi yang lahir justru memperkuat dan menambah panjang daftar penguasaan asing terhadap kekayaan bangsa, ujar Ir. Yusron Makmun, saat dimintaai keterangannya dengan para wartawan seusai acara deklarasi.

Partai politik sebagai wadah penyalur aspirasi rakyat tidak bisa diharapkan, tegasnya lagi. Dominasi asing terhadap kekayaan bangsa hanya menjadi isyu sesaat menjelang pemilu, setelah itu bisnis berjalan sebagaimana biasa.

Sementara itu rakyat hanya bisa diam dan membenci serta menentang dalam hati ketika melihat betapa rakusnya orang asing mengeruk kekayaan di negeri tercinta Indonesia ini. Media sebagai alat control bagi kebiadaban orang asing sudah tidak mampu lagi menyuarakan penanya, mereka seperti kebal terhadap sorotan dari media.

Petisi kedaulatan ini hadir untuk membela kepentingan rakyat Indonesia yang sudah sejak lama tertekan oleh orang-orang asing yang menjadi tuan rumah di negeri Indonesia ini. Kehadiran lembaga ini terwujud apabila seluruh komponen masyarakat dari seluruh Indonesia mendukungnya, melalui akun yang disediakan, pungkasnya. ( leg )

sumber berita:

http://indonesiaxpost.com/nasional/petisi-kedaulatan-dideklarasikan-karena-kecewa-dengan-pejabat-publik/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *